BAB I
KONSEP DASAR ILMU EKONOMI
Ilmu ekonomi adalah ilmu sosial yang mempelajari tentang produksi, distribusi, dan konsumsi barang serta jasa. Secara sederhana, ilmu ini berfokus pada bagaimana manusia dan masyarakat mengambil keputusan untuk mengelola sumber daya yang terbatas guna memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas.

➡️ Intinya: kebutuhan manusia tidak terbatas, sementara alat pemuas kebutuhan terbatas → timbul masalah ekonomi.
1. Pengertian Ilmu Ekonomi
- Etimologi: berasal dari bahasa Yunani oikos (rumah tangga) dan nomos (aturan), artinya aturan rumah tangga.
- Secara umum: Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara manusia mengelola sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan hidup yang tidak terbatas.
- Menurut para ahli:
- Adam Smith: Ilmu yang mempelajari kekayaan bangsa dan bagaimana manusia berusaha mencapai kemakmuran.
- Paul A. Samuelson: Ilmu yang mempelajari cara masyarakat mengelola sumber daya langka untuk menghasilkan barang/jasa dan mendistribusikannya.
- Lionel Robbins: Ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam menghadapi keterbatasan sumber daya.
Kesimpulan: Ilmu ekonomi membahas masalah kebutuhan, kelangkaan, pilihan, dan bagaimana sumber daya digunakan seefisien mungkin untuk kemakmuran.
2. Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi terbagi menjadi dua cabang besar:
- Ekonomi Mikro
- Mempelajari perilaku individu, rumah tangga, atau perusahaan dalam mengambil keputusan ekonomi.
- Contoh: bagaimana siswa mengatur uang saku, bagaimana perusahaan menentukan harga barang.
- Ekonomi Makro
- Mempelajari perekonomian secara keseluruhan.
- Contoh: inflasi, pengangguran, pertumbuhan ekonomi, kebijakan pemerintah.
3. Konsep Dasar dalam Ilmu Ekonomi
- Kebutuhan Manusia
- Tidak terbatas, terus berkembang sesuai perkembangan zaman.
- Jenis: kebutuhan primer, sekunder, tersier; jasmani-rohani; individu-kolektif; sekarang-masa depan.
- Kelangkaan
- Terjadi karena kebutuhan manusia tidak terbatas sedangkan alat pemuas (sumber daya) terbatas.
- Kelangkaan memaksa manusia untuk memilih dan membuat skala prioritas.
- Pilihan (Choice)
- Karena keterbatasan, manusia harus memilih mana kebutuhan yang dipenuhi lebih dulu.
- Biaya Peluang (Opportunity Cost)
- Nilai dari pilihan yang dikorbankan ketika seseorang memilih suatu alternatif.
- Contoh: seorang siswa memilih membeli buku daripada pulsa internet, maka biaya peluangnya adalah kehilangan manfaat dari pulsa internet.
4. Kebutuhan Ekonomi berdasarkan jenisnya
📌 1. Kebutuhan Berdasarkan Intensitas
- Primer → kebutuhan pokok yang harus dipenuhi agar manusia bisa hidup.
Contoh: makanan, pakaian, rumah. - Sekunder → kebutuhan tambahan setelah kebutuhan primer terpenuhi.
Contoh: sepeda motor, handphone, alat tulis lengkap. - Tersier → kebutuhan mewah untuk meningkatkan status sosial atau prestise.
Contoh: mobil sport, perhiasan mahal, barang branded.
📌 2. Kebutuhan Berdasarkan Waktu
- Kebutuhan Sekarang → harus segera dipenuhi.
Contoh: makan saat lapar, minum saat haus. - Kebutuhan Masa Depan → dipenuhi untuk persiapan hidup ke depan.
Contoh: menabung, biaya pendidikan, asuransi.
📌 3. Kebutuhan Berdasarkan Sifat
- Kebutuhan Jasmani → untuk fisik manusia.
Contoh: makanan, olahraga, pakaian. - Kebutuhan Rohani → untuk batin/jiwa manusia.
Contoh: pendidikan, hiburan, beribadah.
📌 4. Kebutuhan Berdasarkan Subjek
- Kebutuhan Individu → kebutuhan tiap orang sesuai kondisi masing-masing.
Contoh: siswa butuh buku pelajaran, dokter butuh stetoskop. - Kebutuhan Kolektif/Sosial → kebutuhan bersama yang digunakan untuk kepentingan umum.
Contoh: jalan raya, jembatan, rumah sakit, sekolah.
👉 Jadi, kalau ditanya “sebutkan 4 jenis kebutuhan”, maka jawabannya:
- Berdasarkan intensitas
- Berdasarkan waktu
- Berdasarkan sifat
- Berdasarkan subjek
📌 1. Kebutuhan Menurut Abraham Maslow
Maslow membagi kebutuhan manusia ke dalam 5 tingkatan (hierarki kebutuhan), yang biasanya digambarkan dalam bentuk piramida:
- Kebutuhan Fisiologis (Physiological Needs)
→ kebutuhan dasar untuk bertahan hidup.
Contoh: makan, minum, udara segar, tidur, pakaian, tempat tinggal. - Kebutuhan Rasa Aman (Safety Needs)
→ kebutuhan untuk merasa aman secara fisik maupun psikologis.
Contoh: keamanan di rumah, perlindungan dari bahaya, kesehatan, tabungan. - Kebutuhan Sosial (Social Needs / Love & Belongingness)
→ kebutuhan akan pertemanan, kasih sayang, diterima dalam kelompok.
Contoh: sahabat, keluarga, organisasi sekolah, diterima dalam kelompok teman sebaya. - Kebutuhan Penghargaan (Esteem Needs)
→ kebutuhan untuk dihargai dan mengembangkan rasa percaya diri.
Contoh: prestasi di sekolah, juara lomba, dipuji guru, dihormati teman. - Kebutuhan Aktualisasi Diri (Self-Actualization Needs)
→ kebutuhan untuk mengembangkan potensi dan bakat diri sepenuhnya.
Contoh: menjadi juara nasional, berkreasi dalam seni, menulis buku, merintis usaha, membuat inovasi teknologi.
📌 2. Kebutuhan Anak SMA Jika Dilihat Menurut Maslow
Jika dikaitkan dengan siswa SMA, maka contoh kebutuhan mereka menurut hierarki Maslow:
- Fisiologis: makan siang di kantin, minum air, pakaian seragam.
- Rasa Aman: lingkungan sekolah yang tertib, tidak ada tawuran, perlindungan dari perundungan (bullying).
- Sosial: punya kelompok belajar, sahabat dekat, ikut organisasi OSIS/ekstrakurikuler.
- Penghargaan: mendapat nilai bagus, piagam penghargaan, dipuji guru, dikenal berprestasi.
- Aktualisasi Diri: mengembangkan bakat dalam sains, olahraga, seni, atau teknologi.
📌 3. Hubungan Kebutuhan Berdasarkan Jenisnya dan Kebutuhan Menurut Maslow
Sebelumnya kita sudah bahas ada jenis kebutuhan (menurut sifat, intensitas, waktu, subjek, dsb). Misalnya:
- Kebutuhan primer (makan, pakaian, rumah).
- Kebutuhan sekunder (sepeda, internet, rekreasi).
- Kebutuhan tersier (mobil mewah, perhiasan).
👉 Hubungan dengan Maslow adalah:
- Kebutuhan primer ≈ kebutuhan fisiologis.
- Kebutuhan sekunder ≈ kebutuhan rasa aman & sosial.
- Kebutuhan tersier ≈ kebutuhan penghargaan & aktualisasi diri.
Artinya: semakin tinggi tingkat kebutuhan Maslow, biasanya kebutuhan itu juga berpindah dari yang sifatnya primer → sekunder → tersier.
📊 Tabel Perbandingan Kebutuhan
| Jenis Kebutuhan | Contoh | Maslow Tingkatan | Contoh pada Anak SMA |
|---|---|---|---|
| Primer (pokok) | Makan, minum, pakaian, rumah | Fisiologis | Makan siang di kantin, minum air, seragam sekolah |
| Sekunder | Sepeda, internet, buku tambahan, hiburan | Rasa Aman & Sosial | Paket data internet untuk belajar, ikut organisasi OSIS, sahabat dekat |
| Tersier | Mobil mewah, perhiasan, barang branded | Penghargaan & Aktualisasi Diri | Laptop gaming mahal, ponsel flagship, ikut lomba bergengsi, tampil percaya diri |
| Menurut Waktu (sekarang/masa depan) | Belajar hari ini, menabung untuk kuliah | Bisa masuk ke semua level Maslow tergantung tujuan | Menabung untuk lanjut kuliah (rasa aman), belajar giat untuk cita-cita (aktualisasi diri) |
| Menurut Subjek | Kebutuhan individu dan sosial | Maslow level 3–5 banyak bersifat sosial | Kebutuhan kelompok belajar, kegiatan OSIS, kegiatan rohani/ekstrakurikuler |
Piramida Kebutuhan Maslow — Contoh untuk Anak SMA
Klik pada layer untuk melihat contoh dan tips bagaimana kebutuhan tersebut muncul di lingkungan sekolah.
5. Masalah Pokok Ekonomi
Dalam ilmu ekonomi modern, ada 3 masalah utama:
- Apa yang akan diproduksi?
- Menentukan barang/jasa apa yang harus dibuat sesuai kebutuhan masyarakat.
- Bagaimana cara memproduksi?
- Menentukan metode, teknologi, tenaga kerja, dan bahan baku.
- Untuk siapa barang diproduksi?
- Menentukan siapa yang berhak menikmati hasil produksi (distribusi).
Tugas Individu : Konsep Ilmu Ekonomi
Jelaskan yang dimaksud dengan kelangkaan dalam ilmu ekonomi?, apakah kamu pernah temui kelangkaan ?, jika pernah berikan contohnya
Petunjuk: Siswa diharapkan dapat menjelaskan konsep kelangkaan dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi pilihan dan prioritas dalam perekonomian.
Silahkan bagikan materi dalam medsos :
apriantobandaso@gmail.com
Website: http://apriantobandaso.info


