MID TEST EKONOMI
Kelas XC | Semester 1 | Tahun Ajaran 2025/2026
Studi Kasus
Ibu Yakumince, seorang ibu rumah tangga di suatu desa, memiliki usaha kecil membuat gorengan (seperti tempe, tahu, dan pisang goreng) untuk membantu ekonomi keluarga. Setiap hari, ia membutuhkan minyak goreng sebagai bahan utama. Namun, belakangan ini harga minyak goreng di pasaran naik drastis dan sulit ditemui. Akibatnya, Ibu Yakumince kesulitan untuk memproduksi gorengannya seperti biasa.
Hal ini membuat penghasilannya berkurang dan ia khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi anak-anaknya. Ia pun bingung harus bagaimana agar usahanya bisa tetap berjalan.
Petunjuk Pengerjaan
Bacalah studi kasus di atas dengan cermat, kemudian jawablah semua pertanyaan berikut dengan jujur dan benar!
1. Berdasarkan studi kasus di atas:
a. Apa kebutuhan utama Ibu Yakumince dalam kasus di atas?
Jawaban: Kebutuhan utama Ibu Yakumince adalah minyak goreng untuk membuat gorengan yang dijualnya.
b. Jelaskan mengapa kebutuhan itu penting!
Jawaban: Karena minyak goreng merupakan bahan pokok utama dalam usaha gorengan, tanpa minyak goreng, Ibu Yakumince tidak bisa berjualan dan tidak memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
2. Mengapa minyak goreng bisa menjadi langka?
Jawaban: Karena persediaan di pasaran berkurang akibat beberapa faktor, seperti:
- Permintaan meningkat, sementara produksi tidak bertambah.
- Distribusi terhambat (misalnya karena cuaca, transportasi, atau kebijakan pemerintah).
- Bahan baku produksi menurun (misalnya panen kelapa sawit berkurang).
- Penimbunan oleh pihak tertentu untuk menaikkan harga.
3. Apa dampak kenaikan harga minyak goreng bagi usaha kecil seperti Ibu Yakumince?
Jawaban: Dampaknya antara lain:
- Biaya produksi meningkat.
- Keuntungan menurun.
- Harga jual gorengan ikut naik sehingga bisa kehilangan pembeli.
- Daya beli masyarakat menurun.
4. Berikan 1 solusi (jalan keluar) yang sederhana agar Ibu Yakumince tetap bisa berjualan meskipun minyak goreng langka!
Jawaban: Ibu Yakumince bisa mencari alternatif bahan gorengan seperti:
- Mengolah makanan rebus atau kukus (misalnya ubi rebus, pisang rebus, jagung rebus).
- Membeli minyak goreng dalam jumlah sedikit tetapi lebih sering agar tetap bisa produksi.
- Bekerja sama dengan pedagang lain untuk membeli minyak secara patungan agar lebih murah.
5. Apa pelajaran yang bisa kalian ambil dari cerita tentang tata cara mengelola kebutuhan dan sumber daya pemuas kebutuhan?
Jawaban: Pelajarannya adalah:
- Kita harus mengatur pengeluaran dan kebutuhan secara bijak.
- Harus berhemat dan menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi.
- Pentingnya perencanaan dan alternatif solusi bila suatu kebutuhan sulit dipenuhi.
- Tidak bergantung pada satu sumber daya saja, tapi belajar beradaptasi.







Leave a Reply